Booking.com

    , ,

    Sebagai negara tropis Indonesia sangat kaya akan sumberdaya alam, termasuk Air Embun yang dengan mudah bisa ditemukan di pagi hari, apalagi di daerah pedalaman yang masih banyak dijumpai pepohonan.

    Banyak yang tidak paham mengenai khasiat dari air embun, sehingga kita cenderung melewatkannya begitu saja dan membiarkannya lenyap oleh paparan sinar matahari menjelang siang. Padahal cukup banyak manfaat yang dihasilkan oleh air embun untuk manusia, terutama bagi kecantikan wanita. 

    Apa saja itu? Sebagaimana dilansir vemale.com, diantaranya adalah sebagai berikut :

    Menyegarkan Kulit

    Air embun kaya akan oksigen. Bila Anda membasuh wajah dengan air embun dan menepuk-nepuknya hingga menyerap ke dalam kulit, maka dipercaya dapat menjaga kelembaban dan kesegaran kulit. Selain itu pori-pori juga lebih mengecil sehingga Anda terhindar dari masalah kulit jeruk. 


    Awet Muda

    Sama seperti menggunakan air beras, air embun juga tak kalah bermanfaat untuk menyehatkan kulit dan menjaga keremajaannya. Dengan membasuh wajah atau minum air yang diembunkan, sel-sel kulit bisa terjaga keremajaannya. Kulit jadi bersih, bening dan awet muda. 


    Memelihara Sel Dari Dalam

    Air embun bisa menjaga kecantikan tubuh kita dari dalam bila diminum secara rutin setiap pagi. Sekitar pukul 4 sampai 6 pagi. Air ini bisa membantu detoksifikasi dan menjaga sel-sel kulit dan organ dalam tubuh tetap sehat. Tubuh jadi bersih sehingga kulit lebih merona dan tidak kusam.


    Memelihara Kemilau Rambut

    Rambut memang sebaiknya dibilas dengan menggunakan air dingin agar terjaga kemilaunya. Dengan menggunakan air dingin biasa yang diembunkan, Anda bisa membuat rambut tumbuh lebih lebat, membersihkan batang rambut dan menjaga rambut tetap bersinar indah seperti iklan shampoo. 


    Menjaga Tubuh Tetap Ramping

    Salah satu bentuk kecantikan wanita adalah tubuh yang senantiasa ramping dan terjaga. Minum air yang diembunkan bisa membuat Anda ramping karena air ini membantu mengeluarkan racun dan zat-zat yang tak diperlukan tubuh dengan lebih menyeluruh. 

    Ini adalah salah satu cara untuk tampil cantik alami yang mudah dan murah dilakukan. Kalau Anda ingin kulit berkilau dan keremajaan kulit terjaga, siapkan air yang diembunkan ini mulai besok pagi. Selamat mencoba.

    Sudah menjadi rahasia umum bahwa makanan yang selama ini beredar di pasaranan menggunakan bahan pengawet kimiawi, yang pelan namun pasti akan berpengaruh terhadap kesehatan bagi siapa saja yang mengkonsumsinya.

    Bahan pengawet memang diperlukan agar setiap produk makanan yang dipasarkan bisa bertahan lama hingga berbulan-bulan di rak toko atau swalayan. 

    Meski komposisi bahan pengawet pabrikan tersebut sudah memenuhi standar yang dibenarkan oleh Badan POM (Pengawasan Obat dan Makanan) namun tetap saja akan memberikan dampak yang tidak baik bagi tubuh kita, meski efek samping itu baru akan timbul dalam jangka waktu yang lama. Efek yang ditimbulkan bisa bermacam-macam jenisnya, mulai dari masalah ginjal, kanker usus, pemicu diabetes dan lain sebagainya.

    Konsumen memang tidak bisa serta-merta menghindari untuk mengkonsumsi makanan berbahan pengawet buatan, namun tentu dapat menguranginya dengan cara memperbanyak mengkonsumsi sumber makanan non-kemasan yang setiap saat bisa diperoleh dari pasar-pasar tradisional.

    Nah...Untuk menjaga agar bahan makanan segar yang anda beli di pasar tradisional tersebut tetap awet dan tahan lama, berikut kami sajikan tips untuk pembaca sekalian bagaimana caranya mengawetkan makanan secara alami. 

    Bila anda tertarik ingin mencobanya di rumah, silahkan baca tips tersebut disini...!!!

    ,

    SURABAYA - Hidung yang mancung biasanya menjadi idaman setiap perempuan. Banyak pemilik hidung pesek yang merasa kurang percaya diri. Karena itu, mereka memilih menjalani operasi. Yakni, dengan rhinoplasty. Sebuah tindakan bedah plastik untuk mengoreksi bentuk hidung. Peminatnya pun semakin banyak. 
    "Setiap bulan paling tidak ada lima sampai enam orang," ujar dr Iswinarno Doso Saputro SpBP (RE).
    Dokter spesialis bedah plastik itu mengatakan, saat ini ada teknik baru rhinoplasty. Yakni, tidak menggunakan implan, tapi memakai tulang hidung pasien sendiri. Tindakan mutakhir itu disebut open rhinoplasty, menata ulang struktur tulang rawan hidung. Artinya, hidung dimancungkan dengan tulang hidung pasien sendiri. 
    Menurut dia, selama ini operasi hidung dengan implan berupa silikon lebih ngetren. Biasanya silikon yang digunakan berbentuk padat. Implan tersebut dimasukkan ke dalam hidung untuk menambah ketinggian indra penciuman. Lantaran berasal dari luar tubuh, risiko terjadinya infeksi masih ada. Sebab, tubuh memiliki sistem penolakan jika ada benda asing yang masuk. Sementara itu, dengan teknik terbaru, risiko tersebut bisa dihilangkan.
    Iswinarno mengungkapkan, memancungkan hidung dengan tulang sendiri lebih aman. Caranya memang lebih kompleks. Namun, hasilnya memuaskan. Menurut dokter alumnus FK UGM itu, hidung ditinggikan dengan melakukan irisan. "Lubang hidung kanan kiri dibuka, dinaikkan, dijahit," ucapnya.
    Dokter berusia 50 tahun tersebut menambahkan, dengan open rhinoplasty, hasil hidung mancung lebih abadi. Artinya, tidak perlu dilepas lagi. Berbeda dengan implan silikon yang masih mungkin dikeluarkan. Misalnya, karena infeksi atau trauma benturan di hidung. Belum lagi, silikon bisa jebol atau keluar dari pucuk hidung jika pemasangannya tidak tepat. Hal itu bisa terjadi kalau kulit hidung tipis. Kemudian, pemasangan implan yang tidak tepat bisa membuat silikon berbentuk miring. Dengan open rhinoplasty, tinggi hidung bisa bertambah sampai 4 mm. "Kalau pakai tulang sendiri, tingginya memang terbatas. Irisannya juga lebih lebar, tapi lebih tahan daripada implan," jelasnya.
    Iswinarno menambahkan, open rhinoplasty sebenarnya termasuk operasi kecil. Pasien bisa tidak dibius total. Lama operasi juga hanya sekitar satu jam. Namun, diperlukan keahlian khusus untuk melakukan operasi tersebut. Sebaiknya operasi dilakukan di rumah sakit dengan alat-alat bedah yang steril dan terjamin. "Setelah operasi, pasien bisa langsung beraktivitas" ucapnya. 
    Sebelum tindakan, ketebalan hidung pasien diperiksa. Termasuk memeriksa bentuk tulang hidung. Sebab, tulang setiap manusia berbeda. Ada yang datar, maju, atau bahkan bengkok. Selanjutnya, setelah operasi, sebaiknya pasien menjaga kebersihan hidung. Misalnya, mencuci tangan sebelum memegang hidung. Kemudian, jika facial atau ada jerawat di hidung, jangan dipencet terlalu keras. 
    Menurut Iswinarno, open rhinoplasty saat ini lebih booming di Korea dan Thailand. Padahal, tindakan itu sudah bisa dikerjakan di Surabaya. Dia mencontohkan di RSUD dr Soetomo. [JPNN]


Top