Showing posts with label Travel. Show all posts
Travel
JIKA Anda seorang petualang, tidak ada salahnya mencoba beberapa negara di bawah ini untuk memulai karier. Menetap dan bekerja di luar negeri, nampaknya akan menjadi pengalaman menarik dalam hidup Anda.
Mengutip dari Thrillist, Selasa (13/4/2015), berikut beberapa negara yang mudah untuk ditinggali dan bekerja.
Uni Emirat Arab
UEA adalah negara yang kaya dan terkenal mempekerjakan karyawan dengan upah yang tinggi. Negara ini pun menjadi tujuan populer di kalangan ekspatriat muda. Namun, UEA adalah negara dengan peraturan publik yang ketat. Ekspatriat banyak bekerja di bidang konstruksi, teknik, real estate, dan keuangan.
Belanda
Belanda lebih banyak menarik ekspatriat dibanding negara yang lain karena kemudahan-kemudahan hidup yang ditawarkan. Gaji yang tinggi, masyarakatnya yang sering menggunakan bahasa Inggris, orang-orang yang ramah, serta banyaknya pusat hiburan, membuat ekspatriat lebih betah tinggal di sana. Mereka banyak bekerja di bidang keuangan, pengolahan makanan, bahan kimia, dan minyak.
Irlandia
Ledakan teknologi di Dublin telah memosisikan Irlandia sebagai salah satu tujuan favorit ekspatriat. Tingkat kejahatan yang rendah dan kenyamanan-kenyamanan hidup lainnya yang dapat ditemukan di sini membuat banyak orang tertarik. Mereka sering bekerja di bagian teknologi, keuangan, kesehatan, dan penelitian medis.
Spanyol
Makanan, cuaca, dan kekayaan budaya membuat banyak ekspatriat merasa nyaman tinggal di negara ini. Namun, pekerjaan yang paling banyak dilakukan ekspat adalah mengajar bahasa Inggris. Selain itu, Anda harus benar-benar memulai bisnis sendiri di negara ini.
Hong Kong
Memiliki banyak pusat hiburan, budaya yang menarik, gaji yang tinggi, dan kehidupan sosial yang bagus membuat banyak ekspat dapat bersenang-senang. Hong Kong adalah pusat bagi beberapa perusahaan terbesar yang ada di Asia. Sehingga mencari pekerjaan di bidang perbankan dan keuangan di sini akan lebih mudah.
Inggris
Inggris memiliki banyak alasan yang membuat ekspat betah tinggal di dalamnya. Sejarah dan tradisi serta menjadi pusat keuangan di dunia tentulah menjadi hal yang menarik bagi ekspat. Biaya hidup di London terbilang mahal, maka jika ingin tinggal di sini, Anda harus benar-benar memiliki pekerjaan yang tepat. Beberapa jenis pekerjaan di negara ini, antara lain keuangan, perbankan, aerospace, periklanan, dan farmasi. [OkeZone]
Travel
TIDAK hanya menarik untuk dikunjungi sebagai tempat tujuan wisata. Ternyata, ada beberapa negara yang menarik untuk ditinggali sebagai tempat tinggal dan untuk bekerja.
Mengutip dari Thrillist, Selasa (14/4/2015), berikut beberapa negara yang menarik untuk ditinggali dan bisa menjadi tempat untuk bekerja.
Jerman
Jerman merupakan salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi yang kuat di antara anggota Uni Eropa lain. Negara ini bekerja sama dengan Singapura dalam merekrut karyawan. Di sini, bahasa Inggris dipahami secara luas dan dikenal memiliki standar hidup yang tinggi. Pekerjaan yang banyak ditawarkan adalah di bidang farmasi, teknologi informasi (TI), energi terbarukan, dan bioteknologi.
Kanada
Negara di benua Amerika ini menjadi salah satu tempat yang mudah untuk ditinggali. Selain penduduknya yang ramah, kualitas hidup di negara ini juga dikenal tinggi. Sementara jenis pekerjaan yang disediakan di negara ini antara lain di bidang perminyakan, perikanan, dan jasa keuangan.
Singapura
Sebagai salah satu negara dengan keuangan yang terkemuka di dunia, Singapura memiliki banyak bisnis yang ditawarkan. Selain perputaran keuangan yang cukup besar, Singapura memiliki banyak tempat wisata yang menjadi daya tarik tersendiri. Jenis pekerjaan yang dapat ditemukan di sini antara lain di bidang pariwisata, keuangan, teknologi, dan biomedis.
Swiss
Swiss merupakan surga bagi para ekspatriat. Olahraga musim dingin di Pegunungan Alpen, makanan yang lezat dan letaknya yang berada di Eropa tengah membuatnya menjadi tujuan impian. Seperempat dari ekspatriat di sana mendapatkan upah lebih dari USD200 ribu atau setara dengan Rp2,6 miliar lebih. Jenis pekerjaan yang dapat ditemukan adalah TI, bioteknologi, dan keuangan.
Australia
Cuaca yang indah, orang-orang yang ramah, dan kekayaan hiburan merupakan hal yang disukai orang yang tinggal di Australia. Sydney sendiri merupakan basis dari empat perusahaan yang masuk ke dalam 10 perusahaan dengan penghasilan tertinggi di dunia. Jenis pekerjaan yang dapat Anda temukan seperti pertambangan, TI, keuangan, dan konstruksi.
Selandia Baru
Dengan modal keindahan alam dan tingkat kejahatan yang rendah, negara ini menjadi tujuan banyak orang untuk tinggal. Anda bisa bekerja di bidang pertanian, pariwisata, dan layanan bisnis.
Bersambung ke Negara-Negara yang Menarik untuk Tinggal dan Bekerja (2)
Sumber: Okezone
Travel, Wisata
Nuansa hijau dari aneka pepohonan dan air kolam asli pegunungan nan indah, inilah surga tersembunyi di Aceh Besar, Pucok Krueng.
![]() |
| Pucok Krueng, Aceh. Indonesia. Photo by GoIndonesia |
Jalan tanah dan berbatu ini memang membuat kondisi tubuh tak nyaman. Untung saja ini musim kemarau, tak terbayang jika musim penghujan, sepeti apa bentuk jalanan yang sedang kami lalui ini. Setengah jam berlalu dengan guncangan-guncangan, sontak mata kami langsung disuguhi pemandangan indah plus udara yang segar luar biasa. Nuansa hijau dari aneka pepohonan dan air kolam asli pegunungan melenyapkan semua letih dan pegal yang tadi menjalari tubuh.
"Assalamualaikum, selamat datang, jika ingin menikmati pemandangan air dan goa, silakan naik ke atas sebelah kiri, di sana ada pemandangan indah," sambut seorang pemuda tanggung, saat kami masih terbengong-bengong dengan suasana yang ada.
Tanpa menunggu lama, kami pun langsung menyusuri jalur yang ditunjukkan sang pemuda tanggung tadi. Ternyata dia adalah satu di antara beberapa pemuda yang bertugas mengawasi lokasi kolam pemandian yang bernama Pucok Krueng tersebut. Pucok Krueng adalah lokasi wisata pemandian kolam pegunungan yang terletak di Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar.
Secara umum, Lhoknga dikenal sebagai kawasan wisata pantai dengan pasir putih yang indah dan kuliner yang mengasyikkan. Tapi, di balik semua itu, ternyata Lhoknga menyimpan satu pesona yang mulai memancarkan sinarnya ke permukaan. Yakni sinar pesona pegunungan Pucok Krueng. Disebut Pucok Krueng dalam bahasa Aceh, karena lokasi ini benar-benar terletak di sudut gunung di kawasan ketinggian di atas pemukiman penduduk. Lokasi ini baru saja dikenal sejak tiga tahun lalu.
Awalnya tak banyak yang tahu keberadaan tempat ini selain warga kampung setempat, yang datang berkebun dan bersawah di kawasan Pucok Krueng. Lama kelamaan kawasan ini mulai dikenal di kalangan anak-anak muda pencinta alam dan backpacker, yang akhirnya berkembang dari mulut ke mulut. “Karena sudah mulai banyak datang orang, makanya kami memutuskan untuk mengawasi lokasi ini, agar lokasi tetap terjaga keasriannya dan kebersihannya, serta mengawasi pula agar lokasi ini tidak digunakan untuk hal-hal yang maksiat,” jelas Agam, pengawas kolam Pucok Krueng.
Sesaat menjajaki kaki di kawasan ini, mata kita akan langsung dimanjakan dengan hijaunya kolam air yang mata airnya langsung bersumber dari gunung. “Di sebelah sini kolam dengan goa yang kalau ditelusuri maka ujung goa ini akan berakhir di sebuah sungai pegunungan di Lamno, Aceh Jaya,” jelas sang pemuda tanggung yang menyambut kedatangan kami tadi.
Fakta yang cukup mengejutkan. Karena jika ditempuh dengan jalur darat, maka jarak dari Lhoknga menuju Lamno, Aceh Jaya adalah 75 kilometer. Sejurus dia pun meninggalkan kami dan membiarkan kami menikmati udara bersih dan angin yang semilir. Di kolam utama dengan warna air yang kehijauan, para pengunjung terlihat sibuk mengabadikan suasana, dan sebagian lainnya asyik berenang menikmati segarnya air.
Di dinding tebing terlihat seutas tambang tergantung dari atas tebing. Rupanya tambang ini digunakan pula untuk para pengunjung yang ingin menguji adrenalin mereka, dengan memanjat dinding tebing dengan tambang hingga ke puncak dan kemudian melompat ke kolam pemandian. Jaraknya tak jauh, hanya kurang dari 20 meter saja, namun tak semua orang bisa melakukannya. Dan.. Hup..!! seorang pemuda tangung terlihat berhasil memanjat dinding tebing dan dengan rasa puas dia pun meloncat ke arah kolam bak gaya atlit peloncat indah profesional.
“Saya mendengar tentang lokasi ini dari seorang teman, dan ceritanya membuat saya penasaran, dan ketika saya sampai di sini, ternyata cerita itu benar, tempat ini indah sekali, sekali pun jalan menuju ke sini masih tidak bagus,” jelas Sandy, seorang wisatawan asal Pulo Weh, Sabang, Aceh.
Menurut Sandy, keberadaan lokasi Pucok Krueng memang belum banyak diketahui oleh masyarakat luas. “Dan tentu saja ini merupakan pekerjaan rumah untuk pemerintah setempat jika memang ini meraup banyak manfaat dari potensi wisata yang ada dan jika sudah menjadi tempat yang ramai diharapkan masyarakat juga bisa tetap menjaga tempat ini agar terus alami,” jelas Sandy, saat ditemui KompasTravel di lokasi Wisata Pucok Krueng pertengahan Maret 2015, lalu.
Hal senada juga dikatakan Deny, seorang warga Banda Aceh. Menurut Deny, suasana alami yang disajikan Pucok Krueng membuat orang terbuai dan merasa seperti di surga. "Selama 30 tahun saya tinggal di Kota Banda Aceh, baru sekarang saya tahu lokasi ini, dan suasananya benar-benar seperti di surga," katanya.
Belum banyaknya intervensi dari masyarakat di lokasi kolam pemandian ini membuat lokasi tetap asri dan diharapkan suasana alami dan segar akan terus terjaga. Selain memberikan manfaat kesegaran yang alami, kehadiran kolam pemandian Pucok Krueng merupakan keseimbangan alam yang harus dijaga kelestariannya.
(Daspriani Y Zamzami/kompas.com)
[NGI]
Featured, Travel, Wisata
Nanggroe Aceh Darussalam atau lebih dikenal dengan Aceh adalah sebuah provinsi di ujung Pulau Sumatera. Provinsi ini memiliki keindahan alam yang luar biasa, mulai dari pantai sampai pegunungannya. Setelah mengalami kerusakan akibat tsunami pada tahun 2004 di sebagian wilayahnya termasuk tempat wisatanya, Aceh kembali bangkit dan menata sektor pariwisatanya dengan baik.
Berencana liburan ke Aceh? Sudah tahu akan menghabiskan waktu Anda di mana? Agar tidak bingung mau ke mana, simak dulu 10 tempat wisata di Aceh yang layak dikunjungi berikut ini:
1. Masjid Raya Baiturrahman
| Mesjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh |
Masjid yang dibangun oleh Sultan Iskandar Muda pada tahun 1612 ini telah menjadi ikon Aceh. Bangunan utama masjid berwarna putih dengan kubah hitam besar dikelilingi oleh tujuh menara. Kesan megah semakin terasa dengan adanya kolam besar dan pancuran air di bagian depan masjid yang mengingatkan pada Taj Mahal di India.
Masjid ini menjadi tempat wisata religi di Aceh yang banyak dikunjungi karena keindahannya. Situs Huffington Post memasukkan Masjid Raya Baiturrahman ke dalam daftar 100 masjid terindah di dunia, bahkan Yahoo! menyebut masjid ini sebagai salah satu dari 10 masjid terindah di dunia. Hal ini tentu saja semakin membuat bangga warga Aceh dan Indonesia.
Jika ingin membeli suvenir, Anda bisa datang ke Pasar Aceh yang terletak di belakang masjid. Setelah puas berkeliling, Anda bisa berwisata kuliner karena ada banyak penjual makanan di pasar ini.
2. Air Terjun Blang Kolam
Tempat wisata alam yang satu ini sayang untuk dilewatkan. Air Terjun Blang Kolam terletak di Desa Sidomulyo, Aceh Utara dan bisa ditempuh dalam waktu 30 menit dari Lhokseumawe.
Di sini, Anda bisa melihat air terjun kembar dengan tinggi 75 meter yang dikelilingi oleh pepohonan rindang. Di sekitar air terjun, ada banyak orang yang bermain air, berendam di kolam tampungan air terjun atau sekedar bersantai di tepiannya. Jika Anda ingin merasakan pengalaman yang berbeda, coba datang dengan membawa perlengakapan berkemah Anda. Di Air Terjun Blang Kolam ini, Anda bisa berkemah dan menikmati alam bebas dengan tarif 5.000 Rupiah per orang.
Tempat wisata di Aceh ini tak hanya menawarkan keindahan alamnya, namun juga menawarkan harga yang murah. Anda cukup membayar 2.500 Rupiah per orang untuk bisa masuk dan membuktikan keindahan Air Terjun Blang Kolam.
3. Air Terjun Suhom
Air Terjun ini berada di Desa Suhom, Kecamatan Lhoong, Aceh Besar. Untuk bisa mencapai tempat wisata ini, Anda harus melewati jalanan naik-turun dengan pemandangan pegununganParo dan Kulu. Di tengah perjalanan, jangan kaget saat melihat banyak monyet berkeliaran di jalan. Monyet-monyet ini biasanya meminta buah-buahan atau makanan ringan lain pada epengguna jalan yang lewat.
Air terjun setinggi 50 meter ini dibagi menjadi tiga tingkat, namun Anda tidak diperbolehkan naik menuju tingkat dua dan tiga demi alasan keselamatan karena adanya pembangkit listrik bertegangan tinggi.
Meskipun begitu, tempat wisata di Aceh ini tetap menyajikan pemandangan yang luar biasa. Anda bisa berenang di telaga sedalam dua meter di bawah air terjun atau menemani anak-anak bermain air di kolam renang anak. Tak ingin bermain air? Silakan bersantai di gazebo yang telah disediakan sambil menikmati makanan yang banyak dijual di sekitar lokasi air terjun.
4. Pantai Lampuuk
| Pantai Lampuuk, Aceh Besar |
Warga Aceh tak perlu merasa iri dengan Bali yang memiliki banyak pantai indah karena di Aceh juga terdapat banyak pantai dengan pemandangan menakjubkan. Salah satu tempat wisata pantai yang bisa diandalkan adalah Pantai Lampuuk. Pantai ini disebut juga sebagai Pantai Kuta di Aceh.
Pantai Lampuuk memiliki garis pantai sepanjang 5 km dari selatan ke utara dengan pasir putih lembut dan tebing karang di ujung pantai. Banyak kegiatan yang bisa Anda lakukan di pantai ini mulai dari berselancar, berjemur, berenang dan juga bermain banana boat.
Satu lagi kegiatan menarik yang bisa Anda lakukan di tempat wisata ini adalah melihat upaya pelestarian penyu. Anda bisa ikut melepas tukik ke laut lepas. Seru, ya? Liburan sekaligus menjaga kelestarian alam.
Jika belum puas menikmati Pantai Lampuuk dalam sehari, Anda bisa menginap di cottage yang ada di kawasan pantai. Selain bisa lebih lama menikmati keindahan pantai ini, Anda juga bisa memuaskan perut dengan aneka sajian ikan bakar di warung-warung sekitar pantai.
Pantai Lampuuk berada di Desa Meunasah Masjid, Lhoknga, Aceh Besar. Harga tiket masuk adalah 3.000 Rupiah.
5. Pantai Lhoknga
Pantai Lhoknga berada tak jauh dari Pantai Lampuuk. Tempat wisata ini berjarak sekitar 20 km dari Banda Aceh. Di sini, Anda bisa bersantai di bawah pepohonan yang rindang atau bermain voli pantai di pasirnya yang luas dan landai.
Jika bersantai dan berjemur di tepian pantai masih kurang menyenangkan bagi Anda, cobalah berselancar di lautnya. Pantai Lhoknga memiliki ombak dengan ketinggian 1,5 – 2 meter yang cocok untuk olahraga ini.
Hari beranjak sore, jangan pulang dulu. Jangan lewatkan pemandangan matahari terbenam yang cantik di pantai ini. Tempat wisata di Aceh ini semakin ramai pada sore hari, banyak yang datang untuk melihat pemandangan matahari terbenamnya dengan duduk bersantai dan menikmati jagung bakar.
6. Pantai Ulee Lheue
Tempat wisata yang satu ini hanya berjarak 3 km dari pusat kota Banda Aceh, tepatnya di Kecamatan Meuraxa.
Kegiatan yang paling populer di pantai ini adalah memancing. Jika Anda lupa membawa alat pancing, tidak usah khawatir karena ada yang menjualnya di sekitar pantai. Tak suka memancing? Anda juga bisa menyewa perahu nelayan untuk berlayar di lautnya atau duduk santai di tepian pantai menikmati jagung bakar. Dari pantai, Anda bisa melihat barisan pegunungan diseberang yang menambah keindahan Pantai Ulee Lheue.
7. Pulau Rubiah
Pulau Rubiah ada di Sabang, tepatnya di sebelah barat laut Pulau Weh. Nama Rubiah sendiri diambil dari nama yang tertulis di sebuah nisan yang ada di pulau.
Tempat wisata di Aceh ini terkenal dengan keindahan alam bawah lautnya. Sedikitnya 14 dari 15 biota laut yang dilindungi di Indonesia ada di sini. Siapkan alat menyelam dan snorkeling Anda dan silakan berenang bersama aneka ikan tropis dan bermain terumbu karang warna-warni. Jika lupa membawa alat snorkeling, Anda bisa menyewanya dengan harga 40.000 Rupiah saja dan bisa Anda gunakan seharian.
8. Kuala Merisi
| Kuala Merisi, Aceh Jaya |
Kuala Merisi merupakan tempat yang tepat untuk menikmati pantai dengan suasana yang sepi dan tenang. Tempat wisata di Desa Ketapang, Kecamatan Krueng Sabee, ini memiliki garis pantai yang panjang dengan ombak kecil yang cocok untuk bermain air di tepian.
Silakan duduk santai di atas tikar Anda dan nikmati deburan ombak dan hembusan angin pantainya. Tak jarang tempat wisata di Aceh ini dijadikan lokasi berselancar karena ombaknya yang cocok untuk olahraga air ini.
Selain itu, pantai ini juga memiliki fasilitas pendukung lainnya seperti kamar mandi dan deretan warung makan.
9. Museum Tsunami
Tsunami yang pernah menerjang Aceh pada tahun 2004 menyisakan duka bagi warga Aceh yang selamat. Untuk mengenang sekaligus menghormati korban meninggal, dibangunlah sebuah Museum Tsunami di Jalan Sultan Iskandar Muda di tahun 2009.
Di dalam museum, terdapat lorong panjang dengan suara gemuruh ombak dan kucuran air yang akan mengingatkan Anda pada bencana besar tersebut. Tempat wisata di Aceh ini banyak dikunjungi wisatawan yang ingin melihat apa saja yang tersisa dari gelombang tsunami. Banyak benda-benda sisa bencana yang dipajang seperti sepeda milik korban. Selain benda sisa tsunami, ada foto korban meninggal dan cerita kesaksian korban selamat juga alat simulasi elektronik gempa bumi.
Museum ini dibangun sebagai pusat pendidikan dan tempat perlindungan jika tsunami datang kembali. Museum buka setiap hari kecuali hari Jumat mulai 10:00 sampai 17:00.
10. Pantan Terong
| Pantan Terong, Aceh Tengah |
Pantan terong merupakan bukit yang biasa digunakan untuk melihat keindahan Aceh Tengah dari atas. Tempat wisata ini berada di ketinggian 1830 meter di atas permukaan laut. Jangan lupa membawa jaket dan baju hangat karena udaranya cukup dingin.
Dari Pantan Terong Anda bisa melihat Danau Laut Tawar yang meyerupai sebuah kuali raksasa. Di sini, Anda juga bisa menikmati pemandangan matahari terbit dan terbenam yang sangat cantik. Jadi, siapkan kamera dan abadikan momen ini.
Source: anekatempatwisata.com
Travel, Wisata
BANDA ACEH – Komunitas Wisata Aceh mengapresiasi program Pemerintah Kota Banda Aceh yang telah meluncurkan “Banda Aceh World Islamic Tourism” baru-baru ini. Sebagai daerah yang kental dengan syariat Islamnya, Pemerintah Aceh diharapkan turut mengampanyekan hal ini.
Koordinator Komunitas Wisata Aceh, Khairul Mubarak kepada portalsatu.com mengatakan pihaknya sangat mendukung inisiatif Pemko Banda Aceh. Hanya saja menurutnya, mewujudkan semua itu tidak mudah. Semua pihak harus sadar dan paham akan pentinya pelayanan maksimal yang diberikan kepada wisatawan.
Pemerintah juga harus bisa mengembangkan dan memberikan pemahaman atau mengedukasi masyarakat mengenai wisata Islami. Pihaknya juga menyarankan, agar di lokasi-lokasi wisata disediakan tempat sampah, agar wisatawan tidak sembarangan membuang sampah.
“Langkahnya adalah dengan mempromosikan wisata, dan melibatkan masyarakat dan komunitas pecinta wisata dalam mengkampanyekan wisata Islami,” kata Khairul Mubarak, Sabtu, 4 April 2015.
Menurutnya yang perlu dibenahi dari lokasi wisata adalah membuat larangan membuang sampah sembarangan dengan menyediakan tong sampah, dah melarang para wisatawan untuk mencorat-coret tempat wisata.
Ia juga menyarankan pemerintah untuk membuat taman khusus yang bisa dicoret-coret.
“Jadi oknum yang suka mengotori tempat wisata ada tempatnya sendri, jangan sesekali merusak keindahan tempat wisata,” ujar koordinator wisataceh.com tersebut.[portalsatu]
Featured, Travel, Wisata
LHOKSUKON – Tiga belas pemuda—sebagian besar di antaranya—peminat sejarah dan pesona alam, berhasil mencapai lokasi Air Terjun Tujuh Bidadari di belantara Geureudong Pase, Aceh Utara, pertengahan Februari 2015.
Lokasi air terjun itu menawarkan pemandangan eksotis yang membuat mereka betah berlama-lama untuk menumpahkan keceriaan. “Kami bahkan bermalam di kawasan itu agar benar-benar puas menikmati air terjun yang sangat indah dan alam tropis yang mengesankan,” kata Abel, ketua rombongan 13 pemuda itu.
“Suatu saat kami akan datang lagi ke lokasi ini. Saya kira siapa pun yang sudah menikmati pesona Air Terjun Tujuh Bidadari pasti akan tertarik untuk kembali pada kesempatan berikutnya,” Abel menambahkan.
Abel menyebut lokasi Air Terjun Tujuh Bidadari jauh dari pemukiman penduduk, 30 kilometer lebih dari Mbang, Ibukota Kecamatan Geureudong Pase. Jika menuju ke sana menggunakan sepeda motor, kata dia, dipastikan menguras energi secara total lantaran medan jalan sangat sulit.
“Saran saya, jika mau ke Air Terjun Tujuh Bidadari, jangan saat musim hujan, sebab besar kemungkinan tidak akan berhasil karena medan jalan licin, naik turun bukit terjal, rawan kecelakaan,” ujar Abel.
Lihat foto-foto keindahan Air Terjun Tujuh Bidadari di bawah ini:
Pesona Air Terjun Tujuh Bidadari di belantara Geureudong Pase, Aceh Utara. Foto Irman [Portalsatu].
Bisnis, Travel, Wisata
| Foto Ilustrasi | Bisnis Aceh |
Kutacane - Potensi industri parwisata sangat berpeluang meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), sehingga jika serius dikelola tidak tertutup kemungkinan sektor ini bisa menjadi penyumbang utama PAD bagi daerah. Apalagi banyak daerah di Indonesia yang PAD-nya berasal dari sektor parwisata seperi Bali dan Yogjakarta.
Begitu juga halnya dengan Kabupaten Aceh Tenggara (Agara), potensi yang tersebar di wilayah Kutacane, masih belum tergarap secara maksimal, sehingga belum banyak menyumbangkan PAD dari hasil jasa pariwisata.
Hal itu disampaikan Plt Kadis Pariwisata Seni dan Budaya Agara Bahagia Wati SPd MAP, Sabtu (22/14) saat penutupan acara sosialisasi peningkatan PAD sektor pariwisata tahun 2014 di Gedung Serbaguna SMK II Kutacane.
Bahagia mengakui, potensi industri wisata di daerah ini cukuplah banyak, terutama wisata arung jeram di Sungai Lawe Ketambe yang terkenal hingga ke penjuru dunia. Kemudian ada tempat wisata pemandian air panas yang lokasinya ada di beberapa titik, namun sampai sekarang belum tergarap dengan baik.
"Dari sekian banyak lokasi wisata di daerah ini, hanya sebagian kecil yang masih dikenal orang, padahal jika serius kita menggali dan menata seluruh asset yang sudah dibangun, maka daerah kita pasti terkenal dengan wisatanya," kata Bahagia.
Mantan Sekretaris Dinas Pariwisata Agara ini mengakui, kendala terbesar wisatawan lokal maupun asing yang ingin menikmati keindahan daerah ini adalah infrastruktur dan rest area yang sampai sekarang belum terwujud. Kendati ada beberapa lokasi yang sudah sering dibangun tapi belum dirawat dengan baik.
Untuk memaksimalkan potensi wisata tersebut, tambahnya, memang harus ada perubahan manajemen dan perubahan legal aspek berupa peraturan daerah (perda), dan juga harus didukung semua kalangan termasuk insan pers dan promosi wisata secara positif melalui media, sehingga bisa mengundang banyak orang untuk datang.
Selain itu, juga harus ada konsolidasi organisasi, program dan SDM. "Kalau beberapa aspek itu bisa dipenuhi, saya yakin potensi wisata yang ada akan bisa mendulang PAD cukup besar," ujarnya.
Sementara mewakili, Asisten III Setdakab Agara Bupati Agara Drs Sahidal Kastri MPd pada saat memberikan arahan dalam acara sosialisai peningkatan sektor PAD tahun 2014 mengajak semua bersinergi untuk bekerja dalam menggali sektor pariwisata, guna menciptakan PAD baru.
"Namun, masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi objek wisata yang dikelola nanti harus juga dilibatkan untuk ikut mengelolanya, sehingga mereka bisa menikmati hasilnya," katanya.
Menurutnya, ini merupakan pertemuan awal, dia berharap dinas pariwisata bekerja dan membuat program yang baik, sementara pemerintah daerah akan mendukung semaksimal mungkin termasuk dalam pembuatan peraturan daerah untuk menjadi ketentuan retribusi.
Hadir dalam acara sosialisasi peningkatan PAD itu pengelola objek wisata, para sopir travel, pengelola kafe dan undangan lain.[MedanBisnis]



